Mataram.- Wakil Gubernur (Wagub) NTB Dr. Hj. Siti Rohmi Djalilah M.Pd (Umi Rohmi), meminta agar masyarakat tidak mengucilkan penderita Covid-19. Ia menegaskan, Covid-19 bukalah aib yang memalukan, jadi berikan mereka (penderita Covid-19) dukungan kesembuhan.
Waki Gubernur NTB, Umi Rohmi, Foto: Ist
Hal tersebut, disampaikan Waki Gubernur NTB saat berlangsungnya acara Jumpa Bang Zul dan Umi Rohmi yang di siarkan secara langsung melalui RRI dan live streaming, Kamis (16/04/20).
“Kita harus harus memberikan dukungan kesembuhan kepada penderita Covid-19,” ujarnya, dikutip dari laman Facebook Baprokopim Dompu Ntb.
Pada momentum ini, Wagub NTB juga meminta kepada penderita Covid-19 untuk bersabar selama dalam masa perawatan. Selain itu, ia juga mengharapkan kepada seluruh warga NTB untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan cara mengikuti imbauan yang disampaikan pemerintah untuk menjaga jarak, memakai masker, menjauhi kerumunan dan di rumah saja serta lainnya.
“Mari bersama-sama memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan mengikuti Protokol pencegahahan virus tersebut,” ajaknya. (Rl)
Sumbawa Barat.- Seorang pasien berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berinisial S (64), asal Kelurahan Kuang Kecamatan Taliwang dinyatakan meninggal dunia di RS Manambai Abdulkadir (RSMA) Sumbawa, pagi tadi (18/04/20).
Foto ilustrasi Google
Informasi meninggalnya S, disampaikan oleh Ketua Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19, Dr. Ir. H W Musyafirin, MM dalam press realeasenya, yang diterima media ini.
Terhadap pasien yang meninggal dunia, telah dilakukan uji swab dan menunggu hasil uji laboratorium. Meski hasilnya belum keluar, seluruh rangkaian penanganan jenazah dilaksanakan sesuai protokol.
Berdasarkan keterangan keluarga, sebelumnya pasien mengalami sakit dengan keluhan demam, batuk dan nyeri ulu hati sejak 6 April 2020. Pada tanggal 16 April 2020, pasien di bawa ke RSUD Asy Syifa dengan keluhan batuk dan sesak nafas.
Dari hasil pemeriksaan medis di RSUD Asy Syifa, pasien dikategorikan sebagai PDP dengan rapid test reaktif. Selanjutnya pasien di rujuk ke RSMA, untuk mendapatkan perawatan dan pemeriksaan lebih lanjut.
Diketahui, pasien tidak memiliki riwayat keluar daerah atau kontak dengan pasien positif covid-19 dalam 14 hari terakhir. Hasil rapid test dengan 12 orang yang kontak dengan pasienpun non reaktif.
Berdasarkan informasi tersebut, tim gugus tugas berharap agar masyarakat tetap tenang, jujur saat screening atau pemeriksaan, selalu memakai masker dan disiplin dalam menerapkan protocol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah. (lu)
Sumbawa Barat. – Seorang laki laki berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 berinisial IA (16), asal Kelurahan Kuang Kecamatan Taliwang, diinformasikan meninggal di Rumah Sakit HL Manambai Abdulkadir (RSMA), pada Minggu (05/04/20) Sekitar Pukul 02.00 Wita.
Ketua Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Dr. Ir. H W Musayafirin, MM. dan Anggotanya
Karena adanya demam dan batuk, serta ada riwayat pulang dari daerah transmisi lokal, pasien dikategorikan PDP, dan pada tanggal 3 April 2020 pukul 19.10 Wita pasien dirujuk ke Rumah Sakit HL Manambai Abdulkadir Sumbawa Besar.
Informasi meninggalnya IA, disampaikan langsung oleh Ketua Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Dr. Ir. H W Musayafirin, MM.
Ketua gugus tugas yang juga Bupati Sumbawa Barat tersebut mengatakan bahwa, riwayat pengobatan IA berdasarkan keterangan pihak keluarganya dimulai satu bulan yang lalu. Dimana IA mengeluh sakit gigi dan gusi berdarah dan beberapa kali menjalani pengobatan di Puskesmas Taliwang.
Pada tanggal 20 Maret 2020, keluarga membawa IA ke Selong Kabupaten Lombok Timur. Selanjutnya pada tanggal 30 Maret IA di bawa ke Rumah Sakit Selong untuk menjalani perawatan dengan keluhan lemah, gusi berdarah, ruam ruam di kulit dan kemerahan pada mata. Setelah dua hari dirawat, pasien keluar dari Rumah Sakit Selong atas permintaan sendiri dan dibawa pulang ke rumah keluarga di Rarang Lombok Timur.
“ia kemudian dibawa ke Taliwang pada tanggal 2 April dan selanjutnya dibawa ke Puskemas Taliwang, dengan keluhan batuk, demam, gusi berdarah, mimisan, lemah dan sulit BAB. Di hari yang sama pukul 16.00 Wita, pasien di rujuk ke RSUD Asy Syifa untuk dilakukan penanganan lebih lanjut”, ungkapnya.
Saat ini, Gugus tugas Covid-19 masih menunggu hasil swab laboratorium, untuk kemudian dipastikan status terakhir pasien. Meski masih menunggu hasil swab, rangkaian penanaganan pasien tetap sesuai protokol gugus tugas pencegahan dan penanganan Covid-19 Kabupaten Sumbawa Barat.
Ditengah mewabahnya Covid-19, Bupati megharapkan kepada masyarakat Sumbawa barat untuk tetap tenang, jujur saat screening dan displin dalam menerapkan physical distancing, hindari keramaian, kurangi aktifitas di luar rumah, selalu cuci tangan pakai sabun dan air mengalir, atau menggunakan hand sanitizer, serta menerapkan PHBS. (ab).
Jakarta.- Dibalik musisibah Virus Corona (Covid 19) yang melanda negara Indonesia, Presiden Joko Widodo memberikan sejumlah kebiajakan bagi warga negaranya termasuk membebaskan biaya tarif listrik bagi konsumen rumah tangga 450 Volt Ampere (VA) dan pemberian keringanan tagihan 50% kepada konsumen rumah tangga bersubidi 900 VA. Hal tersebut merupakan bagian dari PT. PLN dalam mendukung kebijakan-kebijakan Pemerintah.
Foto lustrasi Google
Untuk pelanggan rumah tangga 450 VA pascabayar akan langsung dibebaskan tagihannya pada bulan April, Mei dan Juni. Sementara untuk pelanggan pra bayar dapat memperolehnya dengan mengirimkan nomor ID Pelanggan ke WA dengan nomor 08122-123-123 atau melalui website PLN http://www.pln.co.id Dengan ID tersebut, pelanggan akan mendapatkan token senilai pemakaian tertinggi dalam 3 bulan terakhir.
Sedangkan diskon tarif untuk Dan berikut mekanisme pengambilan token gratis untuk pelanggan rumah tangga daya 450 VA dan diskon 50% untuk Pelanggan Rumah Tangga daya 900 VA bersubsidi.
Mekanisme website dengan cara:
Buka Alamat http://www.pln.co.id kemudian masuk ke menu pelanggan dan langsung menuju ke pilihan stimulus covid-19
Masukkan ID Pelanggan/ Nomor Meter. Kemudian Token Gratis akan ditampilkan di Layar.
Pelanggan tinggal memasukkan Token Gratis tersebut ke meteran yang sesuai dengan ID Pelanggan.
Atau anda juga bisa mengakses melalui WA ke nomor 08122-123-123. Dengan cara :
Buka Aplikasi WhatsApp
Chat WhatsApp ke 08122-123-123 , ikuti petunjuk, salah salah satunya masukkan ID Pelanggan.
Token gratis akan muncul
Pelanggan tinggal memasukkan Token Gratis tersebut ke meteran yang sesuai dengan ID Pelanggan.
Dengan ID Pelanggan tersebut, pelanggan akan mendapatkan token senilai pemakaian tertinggi dalam 3 bulan terakhir.
Saat ini ada sekitar 24 juta data pelanggan rumah tangga 450 VA, ditambah 7 juta pelanggan rumah tangga 900 VA bersubsidi yang harus dimasukkan ke dalam sistem. Proses ini akan tuntas dalam sepekan ke depan. sehingga seluruh pelanggan yang digratiskan dan mendapatkan diskon sudah dapat terlayani seluruhnya.
“Proses pembagian Token Bebas Tagihan dan Diskon Tarif Listrik ini memang bertahap, yang sudah dimulai pada tanggal 1 april, paling lambat tanggal 11 april seluruh pelanggan yang berhak sudah bisa menikmati program tersebut,” ungkap Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN, I Made Suprateka, Minggu (05/04/20).
kebijakan pemberian keringanan tagihan listrik ini sebagai bentuk kehadiran negara dalam membantu perekonomian masyarakat miskin dan tidak mampu,”Ini bukti PLN bersama Pemerintah siap hadir di setiap kondisi.” Tutupnya. (ab).
Bima.- Sat Resnarkoba Polres Bima berhasil mengamankan 144 Botol Minuman Keras (Miras) jenis Arak di Wilayah Hukum Polsek Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, NTB, Kamis (02/04/20) sekitar Pukul 11:30 Wita di Desa Rasabou, Kecamatan setempat.
Barang Bukti Miras- Foto. Ist.
Kapolres Bima AKBP Gunawan Tri Hatmoyo S.I.K melalui Kassubag Humas AKP Hanafi mengungkapkan, pengamanan miras tersebut merupakan bagian dari Operasi Ops Pekat Gatarin tahun 2020 yang akan berakhir 5 April 2020.
“Personel Sat Resnarkoba Polres Bima di pimpin oleh Kasat AKP Wahyudin berhasil mengungkap To Ops Pekat Gatarin 2020 terkait peredaran minuman keras,” katanya.
Dijelaskannya, kegiatan operasi penertiban peredaran miras merupakan rangkaian pelaksanaan operasi Pekat Gatarin 2020 dengan sasaran Perjudian, Protitusi dan miras.
“Pmilik BB berinisial AB.H (45 Tahun) warga Desa Rasabou Kecamatan Bolo Kabupaten Bima dan barang Bukti yang berhasil diamankan sebanyak 6 Dus (144 Botol) minuman keras Jenis Arak Tuban,” jelas dia. (ab).
Lombok Utara.- Paska penetapan status darurat wabah Virus Corona (Covid 19), Kadis Disperindagkop KLU Raden Nurjati bersama Asisten II H. Rusdi, Kadiskominfo H. Muhammad Kasat Pol PP dan Kabag Ekonomi mengunjungi pasar Tanjung untuk mengecek kesediaan sembako dan kondisi harga sebagai langkah antisipatif pemerintah daerah Kabupaten Lombok Utara, NTB, Jumat ( 20/03/20).
Kadis Disperindagkop KLU, Raden Nurjati bersama Asisten II H. Rusdi, Kadiskominfo H. Muhammad Kasat Pol PP dan Kabag Ekonomi
Raden Nurjati dalam keterangannya menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk sikap pemerintah untuk bisa memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok dan harga masih dalam fase kewajaran, baik itu yang ada di pasar Tanjung dan Pemenang walaupun ada beberapa komodity mengalami kenaikan seperti, cabe, gula pasir, rempah rempah dan daging.
“Kenaikannya tidak begitu signifikan dan untuk ikan laut memang turun salah satu penyebab adalah masih sepinya wisatawan yang berkunjung ke tiga gili,” katanya.
Disisi yang lain, Kadikominfo H. Muhammad langsung memberikan klarifikasi kepada para pedagang dan pengunjung pasar baik yang ada dipasar Tanjung dan Pemenang terkait beredarnya isu di media sosial bahwa akan dilakukan penutupan selama tiga hari karena akan dilakukan penyemprotan Cairan Disinfektan untuk menangkal penyebaran Virus Corona.
“Isu penutupan pasar tidak benar adanya itu adalah informasi yang di hembuskan oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab yang ingin membuat gaduh suasana dan terkait dengan penyemprotan masih sebatas wacana dan kalaupun itu nanti benar terjadi tentu waktunya akan dilakukan setelah kegiatan di pasar selesai,” terang dia. (lu).
Bima.- Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, dan Wakil Bupati Bima Drs. H. Dahlan M. Noer, menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban Kepala Daerah dalam Forum Paripurna ke -4 DPRD Kabupaten Bima, Senin (30/03/20).
Bupati Bima dan Anggota DPRD Kabupaten Bima saat memberika Dokumen LKPJ Tahun 2019
Rapat Paripurna tersebut langsung dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Bima Muhammad Putra Feryandi, S.Ip. Diawal rapat audiens mendapat saran dari seluruh anggota DPRD agar dokumen LKPJ diserahkan tanpa harus dibacakan karena anggota telah memiliki dokumen dan akan menelaahnya segera, mengingat saat ini ada hal yang lebih penting untuk dibahas yaitu terkait dengan penanganan Covid 19.
Berdasarkan saran dan disetujui oleh seluruh anggota DPRD Kabupaten Bima, maka kegiatan penyampaian LKPJ disampaikan tanpa perlu dibacakan.
Bupati Hj. Indah Dhamayanti Putri,SE dalam sambutannya menyampaikan, penghargaan yang tinggi terhadap kepedulian dan kebersamaan segenap anggota DPRD Kabupaten Bima terhadap Masalah Covid 19.
“Kami telah membentuk Gugus Tugas dan hari ini akan melakukan rapat koordinasi dengan forum Kominda sebagai langkah lanjutan,” ujarnya.
Lanjutnya, untuk penanganan masalah Covid 19 saat ini permasalahan yang dihadapi semua yaitu terbatasnya peralatan APD karena stock-nya langka namun stock yang dimiliki oleh RSUD sebanyak 60 pasang juga akan mendapatkan dropping dari Pemerintah Pusat sebanyak 120 pasang masih cukup untuk menangani.
Rapat ditutup setelah Pansus Pembahasan LKPJ Bupati TA. 2019 terbentuk dengan aklamasi oleh seluruh fraksi dan dilanjutkan dengan rapat konsultasi terkait Covid 19. (ab).
Lombok Tengah.- Kepala Desa Rembitan Dan (Sekertaris Desa) Sekdes Rembitan Lalu Marzuki dan Pemuda Rembitan melakukan kegiatan keliling kampung, memberikan penyemprotan disinfektan untuk pencegahan Virus Corona (Covid-19) kepada warga, Sabtu (28/03/20).
Pemdes dan sejumlah pemuda Desa Rembitan, Lombok Tengah saat memulai penyemprotan Disinfektan
Turut serta dalam kegiatan itu seluruh staf Pemdes setempat bersama Karang Taruna dan sejumlah tokoh masyarakat Desa Rembitan, Kecamatan Pujut Lombok Tengah.
“Jadi untuk pencegahan, kita baru hari ini pelaksanaannya. Seminggu yang lalu sudah ada informasi.himbauan ini disampaikan kepada masyarakat agar mengetahui dampak dan penyebab dari wabah Covid-19 tersebut,” ujarnya lalu Marzuki Sekdes Desa Rembitan Kecamatan Pujut Lombok Tengah.
Ia menuturkan, cairan disinfektan yang disemprotkan ke rumah rumah warga dibuat dengan 20 mililiter pemutih pakaian, karbol, antiseptik berikut satu liter air.
“Cairan ini dibuat secara mandiri dan sangat mudah, dan bahan bahannya bisa didapat di toko toko, ” katanya.
Lanjutnya, dalam kegiatan tersebut, masing masing lingkungan RW, para petugas berkolaborasi dengan warga menyemprotkan cairan disinfektan ke tempat-tempat ibadah dan fasilitas umum lainnya di masing-masing RW.
“Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan lancar berkat kekompakan Masyarakat Desa Rembitan, baik Pemuda, dan elemen masyarakat lainnya, semua tanggap dalam pencegahan penyebaran virus covid -19, khususnya di lingkungan desa Rembitan ini,” katanya.
Dirinya menghimbau, kepada warga untuk selalu menjaga kebersihan denganmenerapkan pola hidup bersih dan sehat di lingkungan rumah sendiri.
“Harus dibiasakan pola hidup bersih dengan mencuci tangan sesering mungkin dan menjaga jarak aman,” tandasnya.
Diharapkannya, warga jangan panik tapi tetap waspada dengan jaga jarak, hindari kegiatan kerumunan massa yang tidak perlu, selalu rutin cuci tangan, selalu menjaga kebersihan lingkungan, menjaga kesehatan dengan olahraga, makan makanan bergizi dan istirahat.
“Istirahat yang cukup, segera ke Rumah Sakit atau ke Puskesmas bila ada gejala gejala kurang sehat seperti demam, batuk, tenggorokan sakit, dan sesak nafas, jangan lupa selalu berdoa kepada Allah SWT,” tutupnya. (lu).
Bima.- Seluruh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bima akan diperiksa kesehatannya, hal tersebut berdasarkan Ketentuan Peraturan Perundang-undangan bahwa setiap tahun akan di periksa status kesehatannya.
Sekwan DPRD Kabupaten Bima, Drs Ishaka
“Pemeriksaan ini tidak ada kaitanya dengan Virus Corona (Covid 19) yang sedang heboh ini,” Kata Sekwan DPRD Kabupaten Bima, Drs Ishaka, Senin (30/03/20).
Dijeslakan dia, berkaitan dengan hal teresebut pihaknya dari anggota DPRD Kabupaten Bima sudah menyurati Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bima untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap seluruh Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Bima sesuai jadwal yang telah ditentukan.
“Sesuai jadwal, pemeriksaan status kesehatan anggota DPRD Kabupaten Bima mulai dilakukan Senin (30/03/20) yaitu usai melaksanakan rapat paripurna,” jelas dia.
Lanjutnya, tujuan dari pemeriksaan kesehatan tersebut untuk mengetahui status kesehatan anggotanya diluar dari cakupan pelayanan kesehatan yang diberikan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan.
“Hari pertama pemeriksaan status kesehatan unsure pimpinan dan Komisi I. Setelah itu secara berurutan akan dilakukan pemeriksaan Ketua dan anggota Komisi II hingga pada hari ke Empat dilakukan pemeriksaan status kesehatan Ketua dan anggota Komisi IV,” terang dia.
Dirinya menambahkan, pengaturan jadwal pemeriksaan kesehatan bertujuan untuk tidak mengganggu pelayan di kantor,“Jadwal pemeriksaan sudah diatur dan tidak mengganggu proses pelayanan,” ungkapnya.
Diharapkannya, pemeriksaan status kesehatan 45 perwakilan rakyat itu tidak ada hambatan sehingga apa yang direncanakan dapat berjalan lancar,”Saya harap pemeriksaan kesehatan ini tidak ada hambatan,” harapnya. (mt).
Bima.- Riuh kicauan burung menandai waktu Subuh menjelang Pagi, semilir angin sepoi menghembus, menandai kemurnian alam diatas bukit,kabut awan kian mengepul dari puncak menutupi Desa dari seberang.Para pendaki mulai bersiap dengan Camera selvi nya,hamparan kabut awan menjadi tempat yang adem untuk berpose. Begitulah keadaan diatas bukit ? Ya tentu itu Bukit Monggo Runggu yang berlokasi Desa Runggu Kecematan Belo Kabupaten Bima.
Suasa di Atas Bukit Monggo Runggu
Tidak kurang dari 30 menit berjalan melewati Gunung bebatuan, Pendaki akan mencapai puncak bukit Monggo Runggu.selama dalam perjalanan tentu pendaki akan menikmati pesona alam, bagaimana tidak dalam perjalanannya, pendaki akan melihat dari bukit pedesaan yang nan hijau dihiasi awan mengepul.
Dikala pagi, angin bertiup kabut naik ke atas hingga pandangan seperti dikaburkan mengepulnya awan.tampak dari kejauhan Desa dibawah kaki gunung tak dapat terlihat,tentu momen seperti ini ditunggu para pendaki. Kala terbitnya sinar mentari yang menjadi bukit panorama alam semakin pesona momen itupun dijadikan pendaki untuk bersantai menatap keindahan alam dari kejauhan.
Bukit Monggo Runggu,kini menerima para Wisatawan dengan menjanjikan keindahan alam yang asri dari kejauhan tampak seluruh wilayah Kabupaten Bima dapat dilihat dari Bukit ini ayok melancong di Monggo Runggu. (ab).