Lombok Utara.- Paska penetapan status darurat wabah Virus Corona (Covid 19), Kadis Disperindagkop KLU Raden Nurjati bersama Asisten II H. Rusdi, Kadiskominfo H. Muhammad Kasat Pol PP dan Kabag Ekonomi mengunjungi pasar Tanjung untuk mengecek kesediaan sembako dan kondisi harga sebagai langkah antisipatif pemerintah daerah Kabupaten Lombok Utara, NTB, Jumat ( 20/03/20).
Raden Nurjati dalam keterangannya menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk sikap pemerintah untuk bisa memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok dan harga masih dalam fase kewajaran, baik itu yang ada di pasar Tanjung dan Pemenang walaupun ada beberapa komodity mengalami kenaikan seperti, cabe, gula pasir, rempah rempah dan daging.
“Kenaikannya tidak begitu signifikan dan untuk ikan laut memang turun salah satu penyebab adalah masih sepinya wisatawan yang berkunjung ke tiga gili,” katanya.
Disisi yang lain, Kadikominfo H. Muhammad langsung memberikan klarifikasi kepada para pedagang dan pengunjung pasar baik yang ada dipasar Tanjung dan Pemenang terkait beredarnya isu di media sosial bahwa akan dilakukan penutupan selama tiga hari karena akan dilakukan penyemprotan Cairan Disinfektan untuk menangkal penyebaran Virus Corona.
“Isu penutupan pasar tidak benar adanya itu adalah informasi yang di hembuskan oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab yang ingin membuat gaduh suasana dan terkait dengan penyemprotan masih sebatas wacana dan kalaupun itu nanti benar terjadi tentu waktunya akan dilakukan setelah kegiatan di pasar selesai,” terang dia. (lu).



